Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ringkasan Peraturan Youtube Terbaru 2022 yang Harus diketahui (Supaya Lolos Monetisasi)

Peraturan YouTube terbaru

Youtuber Pemula harus tau ini ! Channel tidak lolos monetisasi adalah permasalahan yang sering dihadapi youtuber pemula, kebanyakan disebabkan karena tidak memahami peraturan yang ada di YouTube , akhirnya tidak tau mana yang boleh dan mana yang tidak boleh dilakukan saat membuat konten di channel.

Sangat jelas dan terlihat bahwa peminat untuk menjadi youtuber sangat meningkat pesat. Banyak juga yang ingin menjalankan profesi ini hanya karena ikut-ikutan saja, ikut trend akhirnya nyerah karena mendapat kesulitan ditengah jalan oleh sebab tidak mengetahui didalam youtube ada banyak hal yang harus dipelajari dan tentu harus dipatuhi. 

Berbagi Kali ini saya akan sedikit memaparkan Ringkasan Peraturan YouTube terbaru dan beberapa fitur yang telah di update dalam waktu dekat ini, Termasuk beberapa hal yang paling banyak jadi sebab ditolak monetisasi. Tentu ini sangat penting diketahui bagi temen kreator khususnya yang baru membangun channel youtube . Apa saja Penambahan dan peraturan yang paling banyak menyebabkan gagal monetisasi.

(*)

1. Fitur YouTube terbaru dan Peraturan Kebijakan yang di (Update)

Ada beberapa perubahan pada pedoman komunitas youtube yang diberlakukan serta penambahan fitur yang bisa digunakan kreator. Hal ini tentu untuk memenuhi kebutuhan youtuber serta untuk mengimbangi platform lain yang dianggap saingan dari youtube sendiri. 

Menurut saya Penambahan fitur ini sebenarnya mirip dengan fitur yang dimiliki media sosial yang saat ini sudah banyak pengguna dan sama-sama bisa monetisasi. Mungkin karena pengguna disana nyaman, jadi youtube juga membuat itu supaya lebih nyaman saat di youtube, atau memang karena bagian dari kebutuhan dalam ber-kompetisi ! Berikut beberapa tambahan fitur dan kebijakan yang telah di Update.

  • Fitur Segmen (Cuplikan Video,Otomatis Aktif). 

Mengaktifkan segmen video (cuplikan)  memungkinkan penonton melompat ke bagian menit tertentu yang sesuai poin materi. Video yang bisa menggunakan  fitur segmen video .

Sebelum ada update yang sekarang ini , harus ada beberapa langkah tambahan pada deskripsi video dengan menambah detik/menit dengan format seperti ini.  

Misal, Video saya yang menggunakan segmen dibuat manual, bahas tentang "Video ada Watermark (Logo) yang bisa/ tidak bisa dimonetisasi", tentu pada video itu ada 2 point penting  "Bisa dan Tidak" , Penonton mungkin butuhnya yang "Tidak" saja. Supaya bisa langsung kemenit yang dicari maka untuk penulisan di deskripsi begini:

0:00 Pembuka

00:39 Jenis Video ada Watermark yang Bisa dimonetisasi

02:49 Video ada Watermark yang Tidak Bisa dimonetisasi

Dengan menuliskan deskripsi menggunakan format seperti itu maka video akan aktif fitur segmennya dan penonton bisa lompat ke menit point yang dicari. Apabila sudah aktif , munculnya dibawah deskripsi. 

Tampilan Segmen Video
Tampil segmen, Format penulisan dimulai dari 0 (Nol). Apabila langsung dari detik lebih dari itu, Segmen tetap aktif tapi tidak muncul.

Untuk bisa dapat Fitur segmen tersebut, tanpa harus nonton segmen sebelumnya, bisa diaktifkan secara manual . Itu dulu yah sebelum update.... 

Setelah Update : Fitur ini juga bisa di aktifkan secara otomatis dengan mengaktifkan pengaturan divideo. Caranya, Buka detail video Scroll kebawah lalu klik tampilkan lebih banyak, maka akan muncul opsi segmen otomatis, Ceklis Izinkan segmen otomatis lalu klik simpan . YouTube akan membuat segmen secara otomatis berdasarkan isi konten . Tapi kalau kontennya memenuhi yah... 

cara Setting otomatis Segmen Video Youtube

Keuntungan menggunakan Fitur Segmen apa?  Akhir-akhir ini saya sering membagikan segmen cuplikan ke media sosial fb, twiter, blog dan lainya. Karena cuplikan beberapa detik dan langsung ke menit tertentu, jadi menurut saya akan lebih mudah ditemukan point pembahasan yang sesuai kebutuhan. 

Jadi, Karena kebetulan dichannel dan blog saya ada komen menanyakan solusi dari sesuatu masalah yang masih terkait dengan youtube dan jawabannya sudah ada pada video saya dimenit tertentu. Kadang video-video yang ada dichannel saya, dalam satu video ada beberapa point yang langsung saya bahas. Dengan fitur segmen ini saya bisa jawab langsung dengan mengarakan ke (menit) poin jawabannya.

Saya merasa tidak dirugikan meskipun video saya ditonton lompat kesana, kalau memang video saya dibutuhkan pasti penonton akan memutar dari awal. Justru saya jadi lebih bisa berbagi pengetahuan dengan mudah sesuai yang dibutuhkan sedulur penonton. Ya semoga saja Videonya bermanfaat dan memberi solusi.

Selain itu, Apabila video yang sudah disetting aktif segmennya tidak harus menulis format menit dideskripi, saya atau sedulur semua bisa membagikan sesuai segmen. 

Membagikan segmen dengan menambah keterangan komentar lain yang berdeda dari judul aslinya akan lebih menguntungkan.

  • Fitur Komunitas (Interaksi dan Berbagi Artikel di YouTube)

Update YouTube terbaru adalah tab Komunitas. Sebelumnya fitur ini hanya ada pada channel yang memiliki 1000 subscriber Untuk bisa manambah postingan di tab komunitas . Untuk saat ini sudah bisa dimiliki fitur segmen bagi channel dengan 500 lebih subscriber dan biasanya perlu waktu hingga satu minggu untuk bisa mendapatkan akses ke postingan komunitas , setelah mencapai lebih dari 500.

Jadi sekarang ini youtube sudah sangat mirip media sosial lainnya yang bisa upload video juga memposting artikel. 

Keuntungan bagi saya, Jadi lebih mudah untuk berinteraksi dengan dulur baik sudah subscribe atau yang belum. Biasanya sih yang saya posting "Menjawab" pertanyaan yang ada di video atau blog saya. Atau kadang postingan biasa semacam Update Status di medsos. 

Artinya dengan adanya fitur ini, Channel bisa lebih mudah dianggap Sebagai Channel yang Interaktif, tentu untuk memenuhi kebuthan algoritma youtube.

  • Shorts Video (Monetisasi tanpa Memenuhi 1K dan 4K)

Untuk mendapatkan bonus dari pendanaan YouTube Shorts.  Pada Peraturan dan Syarat yang di Update secara umum  channel harus mengupload setidaknya satu video Shorts yang memenuhi syarat dalam 180 hari terakhir, harus mematuhi pedoman komunitas YouTube, aturan hak cipta dan kebijakan monetisasi, channel dilarang mengupload video dengan Watermark atau logo dari platform media sosial pihak ketiga seperti Tik Tok, video tidak asli seperti klip yang tidak diedit dari film atau acara TV atau video yang di upload ulang dari channel Creator lain.

Adanya shorts video memang belum lama(2021), dulu  meskipun durasinya kurang dari 60 detik tidak jadi shorts. nah kalau saat ini apabila video dengan format berdiri dan hanya memiliki durasi maksimal satu menit maka akan otomatis jadi shorts video. 

Apabila video dengan durasi maksimak 60 detik memenuhi syarat dan ditonton jutaan kali maka kreator akan mendapat pendaan atau pembayaran dari youtube. Tapi ini terpisah dengan monetisasi pada umumnya. Tidak harus punya 1k sub dan 4k jam tayang dan pembayaran terpisah dengan hasil dari video lain yang durasinya lebih panjang. 

Keuntungan, Karena untuk saat ini saya tidak aktif dalam membuat video pendek, jadi saya belum dapat bonus itu, tetapi dari beberapa shorts yang ada dichannel-channel saya, Shorts Video Effektif untuk menambah Subscriber tanpa sub4sub. Oh ya Jam Tayang dari video semacam ini tidak dihitung sebagai jam valid untuk monetisai. Jadi jangan kaget !

  • Kebijakan Monetisasi Konten Anak (Monetiasi terbatas)

Syarat monetisasi konten anak sejak November 2021 tidak semua konten anak bisa dimonetisasi. Update peraturan YouTube terbaru menyebutkan bahwa "Konten Anak Berkualitas Rendah" tidak dapat dimonetisasi. Apabila Sebelumnya Channel sudah dimonetize terus dengan adanya peratuan ini kemudian videonya dianggap rendah kualitasnya maka bisa menjadi dismonetisasi.

Heyoo.. Kamu yang punya channel mandiin mobil kotor yah..... ? Jangan asal video yah, tetapi juga harus ada kualitas (eduktif)  yang dampaknya baik untuk anak. Apalagi anak orang ..

Saat ini banyak banget channel baru yang targetnya anak-anak. Maka sangat penting peraturan ini diketahui oleh kreator yang videonya untuk anak-anak . Selain supaya bisa memenuhi syarat monetisasi, juga harus sangat diperhatikan nilai lain yang mencerdaskan anak bangsa sesuai UUD 45. Jangan sampai kreator hanya mikir duitnya saja tapi tidak mikirin masa depan anak bangsa. Jadi buatlah yang ada nilai atau tujuan mendidik.

Konten Video Anak yang dianggap berkualitas rendah oleh youtube dan jadi sebab tidak bisa monetisasi/dismonetisasi antara lain :

Konten yang Mendorong Perilaku atau Sikap Negatif.  Jangan membuat Video anak yang ada aktivitas berbahaya atau melakukan pemborosan, penindasan, ketidak jujuran , video prank yang berbahaya atau kebiasaan makan yang tidak sehat . Dari beberapa contoh itu sudah jelas youtube sangat mendukung dengan tujuan dari UUD yang ada dinegara kita , Indonesia. 

Konten menghambat pemahaman . Yaitu Video yang konsepnya tidak jelas , Narasi yang tidak jelas dan tidak dapat dipahami . dalam bahasa jawa disebutkan Video babarblas ra ana nilai faedahe.

Konten Komersial. Video yang hanya fokus promosi produk mainan atau makanan . Selain hanya jadi video mengajarkan pemborosan juga pengaruh pada pola hidup anak.

Konten Edukasi yang Menipu. yaitu konten yang Judul atau thubmnail nya mengatakan memiliki nilai edukasi tetapi setelah dubuka video itu sebenarnya tidak  sama. Misalnya judul atau thumbnail tentang mempelajari mengenal warna atau mengenal warna atau berhitung tetapi isinya tidak sesuai dan Penggunaan karakter anak-anak secara aneh. Yaitu konten yang menampilkan figur atau karakter anak-anak populer dalam situasi yang tidak pantas. 

Konten Menyesatkan . Yaitu konten yang tidak benar berlebihan aneh dan dapat membingungkan anak-anak . Contoh kecil video menampilkan warna sebenarnya Biru dikatakan HIjau. Dll

  • Constume Thumbnail (Batas Merubah)

Thumbnail itu sangat penting karena merupakan gerbang panarik untuk calon penonton. Thumbnail video, penonton dapat melihat gambaran singkat video Anda saat melihat-lihat video di YouTube. 

YouTube mengeluarkan peraturan terbaru tentang batas upload thambnail custom sebelumnya tidak ada batasan yang bisa diupload dalam sehari, sekarang YouTube membatasi jumlah thubmnail yang dapat diupload channel dalam waktu 24jam.

Batas maksimum thubmnail yang dapat diupload berbeda-beda setiap channel tergantung jumlah subscriber jumlah pelanggaran .

Ada batasan jumlah thumbnail kustom yang dapat diupload channel setiap harinya. Jika Anda mendapatkan pesan error "Batas thumbnail kustom harian tercapai" saat mencoba mengupload thumbnail, coba lagi dalam 24 jam. 

Batasan bisa berbeda-beda, bergantung pada negara/wilayah atau histori channel. Teguran hak cipta dapat memengaruhi kelayakan histori channel. Teguran Pedoman Komunitas akan memengaruhi jumlah thumbnail kustom yang dapat Anda upload.

Thumbnail yang melanggar Pedoman Komunitas kami tidak diizinkan di YouTube. Jika Anda melihat thumbnail yang melanggar kebijakan ini, harap laporkan. Petunjuk cara melaporkan pelanggaran Pedoman Komunitas youtube juga menyediakan. 

(**)

2. Tindakan Paling sering jadi Sebab Gagal Monetisasi

Sebenarnya Peraturan YouTube yang sudah diberlakukan dan harus dipatuhi oleh konten kreator ada banyak sekali dan selalu ada perbaikan berkala dari waktu kewaktu, sesuai perkembangan dan kebutuhan. 

Tetapi tidak semua peraturan itu dilaksanakan dengan baik oleh youtuber. Oleh karena itu, ada beberapa peraturan yang paling sering dilanggar dan menyebabkan gagalnya pengajuan monetisasi atau menyebabkan monetisasi dihentikan. Berikut beberapa jenis tindakan yang menjadi sebabnya:


# Konten ReUse dan Repetitiouse Konten - Pengertian dan Contoh

Tindakan ini kerap dilakukan oleh konten kreator youtube , meskipun pada pengakuannya adalah konten buatan sendiri. Taunya konten orang yang hanya sedikit diedit. Itu namanya bukan buatan sendiri lur... 

Mengunakan ulang Video dengan Konten Berulang itu beda tetapi keduanya sama sama jadi masalah saat monetisasi . Biasanya Video yang jenis ini terlihat aman karena tidak ada notif semacam hak cipta, tapi nanti akan tau ketika ditolak monetisasi. 

Supaya terhindar dari masalah ini sebaiknya pahami dan tentunya jangan membuat video yang jadi sebab buruk untuk channel youtube.

ReUse Content atau konten yang digunakan ulang . Tindakan melakukan reupload (unggah ulang) konten dari channel lain tanpa menambahkan  komentar atau nilai edukasi yang signifikan.  Meskipun telah mendapatkan izin dari kreator aslinya , Peraturan ini tetap berlaku .

Contoh 

  • Mengunggah Ulang (ReUpload)

Karya Video orang (pemilik asli) yang diunggah diyoutube kemudian di unduh oleh anda terus diunggah lagi diyoutube, Sudah jelas berat hukumnya, apalagi 100% tanpa edit, sangat menyakiti pemilik asli. Bahkan bisa dipasalkan !

  • Video Kompilasi

Misalnya beberapa video singkat yang dibuat menjadi kompilasi (digabungkan). Video tersebut ambilnya dari situs pihak ketika semacam media sosial seperti Facebook, Instagram atau Tik Tok dari beragam artis. Ini banyak sekali dilakukan, termasuk kreator sudah pernah mampir ke channel saya karena masalah tentunya. 

  • Video Klip dari  TV atau Film

Video yang diambil dari acara Televisi atau mengambil potongan dari film yang diproduksi oleh netflix, paramond , Genta buana , ram soraya dan lainnya .

Anehnya lagi, Video semacam ini bilangnya "Padahal Video Sendiri, kok ditolak monetisasi". Padahal sudah jelas ada larangannya. Itukan cuma edit doang kaka.. 

  • Album (Kompilasi Lagu)

Kumpulan lagu dari berbagai artis diputar dalam satu album. Meskipun telah mendapatkan izin dari mereka , tetap akan dianggap konten reuse dari video channel lain. Termasuk promosi konten channel lain meskipun telah mendapatkan izin.

Repetitiouse Content  atau Konten berulang yang mirip atau tidak berfaedah miskin nilai edukasi dan rendah kualitas komentar atau narasinya. Kontennya sangat mirip sehingga penonton mungkin kesulitan membedakan video yang ada di channel tersebut termasuk memakai thumbnail orang. 

Contoh 

  • Video dengan Narasi dari Situs Web

Konten yang Menampilkan pembacaan materi lain yang bukan karya kita sendiri seperti teks dari website atau situs berita . Membaca artikel dari situs pihak ketiga sambil direkam tanpa memberi narasi lain atau komentar. 

Boleh , Tapi seperti yang saya lakukan. Saya kadang Membaca Artikel saya sendiri dan dijadikan video tapi kalau hanya ambil sebagai referensi kemudian dirangkum atau mengambil kesimpulan, disampaikan dengan cara sendiri, Selama ini Alhamdulillah tidak masalah

  • Modifikasi Musik Artis Terkenal

Musik atau lagu yang dijadikan sebagai latar atau sebagai konten utama yang dimodifikasi sehingga nada atau temponya berubah tetapi tetap identik dengan lagu aslinya. Ada banyak aplikasi yang bisa digunakan untuk modifikasi musik, fungsinya untuk merubah yang aslinya suara perempaun jadi  laki termasuk menambah atau mengurangi elemen musik aslinya. 

Meskpiun sudah tidak sama dengan aslinya, tetapi bukan berarti tindakan itu dibolehkan. Tetap melanggar hak cipta dan jadi sebab monetisasi gagal.

Beda dengan lagu dibawakan menurut keahlian dan alat sendiri atau biasanya disebut Mengcover. Musik Cover juga masih terkena hakcipta tetapi dalam sistem youtube sudah tersedia jenis monetisasi yang bisa bagi hasil. 

Apabila musik cover masih kena hakcipta tetapi memenuhi syarat bagi hasil, maka pengcover tidak harus mengajukan/meminta izin sendiri. 

Berkat kemajuan teknologi, Youtube yang merupakan platform media sosial sudah mempunyai fitur (ContentID) yang dapat mendeteksi lagu yang memiliki kesamaan nada. Apabila musik Cover anda terdeteksi dan mendapat notif hakcipta tetapi bisa bagi hasil, Youtube akan secara otomatis membagi pendapatan pelaku cover atas lagu tersebut ke penyanyi aslinya. Akan tetapi Youtube pun tidak akan segan untuk memblokir video-video yang dinilai melanggar Hak Cipta.

  • Video dari Template (Aplikasi)

Apabila video anda merupakan konten yang dibuat berdasarkan template, diproduksi massal atau dihasilkan oleh program komputer , ini juga menjadi sebab monetisasi channel tidak lancar. 

Sekarang ini banyak aplikasi edit video yang menyediakan template menarik dilengkapi effek yang apik, juga ada musik yang sedang trending. Pokoknya apabila melihat otomatis langsung pingin pakai. 

Misalnya video yang dibuat dari aplikasi CupCut, saya juga pakai aplikasi ini tetapi untuk ngonten diyutube saya tidak pernah pakai templatnya. Jadi hanya untuk potong, nambah transisi, filter dll. 

Biasaanya tindakan ini meskipun awalnya tidak ada notif langsung yang cepat , tapi nanti ketika pengajuan monetisasi akan terdeteksi.

  • Video Slide yang "Rendah Nilai"

Video slide show gambar atau teks dengan sedikit atau tanpa narasi komentar atau nilai edukasi, termasuk berbagai momen dari acara favorit yang diedit menjadi satu dengan sedikit atau tanpa narasi. Sudah dikatakan sebagai konten rendah nilai juga dianggap konten reuse. Parah ini

Slide yang bisa , Elemennya bukan hanya gambar kemudian narasinya bikinan sendiri, jelas, dari awal sampai akhir video, ada musiknya ga masalah. 


Invalid Traffic dan Sub4Sub

Tindakan tidak wajar yang dilakukan sendiri atau mengajak orang dengan tujuan channel menjadi besar atau menambah tayangan atau juga meningkatkan penghasilan. Bisa dianggap invalid traffic atau traffic tidak valid bahkan dikatakan sebagai tindakan penipuan dengan berbagai cara, manual atau menggunakan alat. 

Contoh 

  • Nonton di Playslit

Misal saya punya daftar video kemudian diputar sendiri atau meyuruh teman untuk nonton juga, tentu dengan tujuan untuk meningkatkan tayangan vidio, tentunya tampilan iklan otomatis nambah juga . Itu akan dianggap tayangan traffic iklan tidak valid. 

Tentu akan masalah pada channel dan berdampak dismonetisasi apabila sebelumnya sudah monetisasi. 

  • Mengajak Orang

Ajakan yang tidak dibolehkan lainya, Apabila anda mengumkan kepada penonton bahwa mereka sebaiknya menonton atau mengklik iklan di video yang sedang dilhat atau video lain dichannel dengan tujuan untuk meningkatkan traffic iklan . Karena meninggkat tidak wajar, sehingga meningkatkan pendapatan, ya tinggal tunggu kabar buruknya. 

Ada juga tindakan lain , Seperti melakukan dari atau pihak ketiga yang menjalankan bot klik otomatis di video kita atau memanipulasi traffic iklan. Mudahnya menggunakan VPN. Hati2 tidak lama nasib channel bubar. 

  • Klik Iklan Sendiri

Pada Kebijakan Google Adsense terpapar dengan jelas bahwa tindakan mengklik iklan yang muncul di video kita sendiri baik dilakukan sendiri atau mengajak orang lain untuk klik. 

Karena perlakuan tidak sportif, pingin dapat hasil gede tapi bukan organik, maka dianggap trafik invalid. 

  • Lainnya

Selain beberapa tindakan yang sering banget jadi sebab ditolak monetisasi yang saya sebutkan diatas, ada beberapa pelanggaran peraturan YouTube penyebab gagal monetisasi lainnya namun tidak otomatis terdeteksi oleh youtube , tetapi harus dilaporkan terlebih dahulu oleh penonton  yang melihat. 

Seperti Konten yang menawarkan penjualan view like comment atau lainnya termasuk juga menawarkan diri subscribe ke channel Creator lain semata-mata agar mereka subscribe balik ke channel kita yang juga disebut sebagai konten subforsub.

Atau Konten yang menakutkan atau mempromosikan layanan pihak ketiga yang dapat meningkatkan jumlah view like dan subscribe atau kontent yang menampilkan Creator yang membeli view dari pihak ketiga dengan tujuan untuk mempromosikan layanan penyedia jasa.

(***)

Sanksi untuk Kreator (Channel YouTube)

Apabila melakukan pelanggaran terhadap peraturan yang sudah ditentukan youtube, ada beberap tingkat. Mulai dari hanya peringatan hingga penghapusan apabila berulang kali. 

Apabila melakukan pelanggaran Pertama kali , maka konten akan dihapus oleh YouTube. Dan jika melakukan pelanggaran yang Kedua maka konten dihapus oleh Pihak YouTube dan channel mendapatkan sanksi teguran (SP1). Kemudian jika channel mendapatkan tiga kali teguran dalam waktu 90 hari maka channel akan dihapus oleh YouTube alias dibanned permanen.

Munaji ✔
Munaji ✔ Merupakan Warga Negara Indonesia (WNI 100%) asli. Keturunan dari suku Jawa (Jawa Tengah) Lahir dan Tinggal di Tanah Pasundan (Kota Banjar).

10 komentar untuk "Ringkasan Peraturan Youtube Terbaru 2022 yang Harus diketahui (Supaya Lolos Monetisasi)"

  1. Halo kak, mau nanya nih, kan aku up video ori bikinan sendiri, tp pake bgm dr salah satu penyedia bgm yg claimnya royalty-free. Nah ada satu video yg viewnya lumayan banyak, itu udh ada iklannya pdhl aku blm ajuin monetisasi (krn emg blm bisa, masih jauh dr 1k subs & 4k jam tayang). Itu kalo suatu saat udh bisa monet, royaltinya jdnya ke mana ya kak? Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. seumpama nanti dapat klaim. royaltinya kesana. Pemilik asli/penerbit.
      Tapi kalau videonya tidak dapat klaim hak cipta. ya masuk kesendiri.

      Hapus
  2. Anonim1.8.22

    Numpang tanya ya mas, apakah aman upload video yg dihasilkan dari situs gratis video bebas copyright pixabay Untuk keperluan ngonten? Makasih ya mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. aman sih kalau bisa ngeditny dan tepat detiknya.

      Hapus
  3. Bang maaf nanya, jika konten foto-foto sendiri dijadikan konten bisakah lolos monetisasi? Ada satu konten foto sudah diedit dan muncul iklan. Apakah jika suatu postingan muncul iklan itu artinya tidak ada masalah? Terimakasih atas jawabannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maf telat.
      Kalau sudah muncul iklan, itu artinya videonya sudah dianggap sesuai pedoman pengiklan. Jadi potensi diterima monetisasi besar.
      Justru lebih baik pakai poto sendiri dari pada ambil dari Google atau medsos.

      Hapus
  4. Boleh tanya mas. Saya youtuber pemula. Seminggu upload konten, konten sya udah mncul iklan. Tapi stelah sebulan kok iklannya pada ilang ya. Apa ad pelanggaran yg tdk sengaja saya lakukan? Sblumnya trmnksh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan keseringan di tonton sendiri.
      Nanti malah jadi jam tayang yg tidak valid.

      Hapus