Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Baru ! Penyebab Channel Youtube tidak disetujui Untuk Monetisasi & (Tidak di Munculkan pada Kebijakan Umum)

Penyebab Channel Youtube tidak disetujui Untuk Monetisasi

Pengajuan untuk bisa menampilkan Iklan di video Youtube, Ditolak ! Maka harus tau sebab dan Alasan kenapa  YouTube tidak menerima permohonan yang ke dua atau lebih.

Tidak disetujui Monetisasi karena hal ini:
  1. Karya audiovisual seperti acara TV dan film
  2. Rekaman suara dan komposisi musik
  3. Karya visual dan tulis, termasuk lukisan, poster, artikel, dan buku
  4. Karya drama, misalnya teater dan musikal
  5. Video game dan software komputer
Alasan Channel Youtube tidak disetujui Untuk Monetisasi

Munaji.com - Kasus yang pernah terjadi pada salah satu channel saya, tidak bisa menjadi pathner untuk menampilkan iklan di video Youtube.



Setelah perubahan besar google, Chanel saya sudah ditinjau , karena sudah mencapai batas yang ditentukan sebelumnya. 4k Jumlah Tayang dan 1k Subsciber.

Dua Syarat tuntas ini ternyata tidak menjadikan channel otomatis bisa mendapat kesempatan untuk beriklan dengan Adsense. Meskipun sebelumnya sudah menghasilkan Uang dari video yang ada disaluran ini.

Saya rasa Google benar-baner melakukan peninjauan dengan ketat, tidak mengandalkan robot yang bekerja otomatis dan mungkin bisa dikelabui.

Berbulan-bulan Chanel belum mendapat kabar baik, tentu bagi saya ini menjadi waktu yang sangat terasa panjang. Benar-benar saya tidak suka menunggu !

Akhirnya, team besar google yang terdiri banyak orang, dan dibantu oleh robot otomatis, telah selesai mengecek satu per satu video dichanel saya, dan memberikan kesimpulan, SAAT INI CHANNEL ANDA BELUM BISA MEMENUHI SYARAT MONETISASI, karena alasan DUPLIKASI.

Untungnya Hanya itu saja. Mungkin masih ada kesempatan yang ke 3 untuk bisa mengajukan ulang. Tentu saya harus memperbaiki konten video atau bahkan harus menghapus permanen.

Simak Juga : Langkah Menambah Subscriber ↗

Video Duplikat Menjadi Alasan Channel ditolak Monetisasi


Alasan tidak disetujui Untuk Monetisasi Karena hak citpa. Kasuh ini akan menjadikan ini sebagai pembelajaran. Padahal Video yang saya buat merupakan Cuplikan dari bebagai Sumber yang dijadikan dan menjadi satu informasi.

Ada Video yang bisa digunakan kembali, Namun harus mengantongi izin sacara langsung dari pemilik, pembuat aslinya. ini harus dilakukan sendiri tanpa dibantu youtube.

Penyebab gagal monetisasi pada channel saya ini. Karena kaitannya dengan hak cipta. Diantara Point yang  jenis konten yang terikat hak cipta.

Meskipun dibolehkan untuk menggunakan beberapa detik cuplikan video dari milik orang lain, Tapi saya rasa ini bukan jalan baik.

Bisa saja sewaktu-waktu aturan berubah dan pemilik asli mencabut hak sebelumnya. Seperti  Video yang penggunaannya Common Creatif (CC).

Lima Point itulah yang membuat Chanel saya tidak bisa monetis dan harus menghapus banyak video untuk bisa mengajukan ulang pada waktu yang sudah dijadwalkan oleh youtube.


Channel Unik, Sering Upload. YouTube Tidak Menilai



Padahal, Selama ini Saya mempraktekan hal ini ,yang ternyata tidak memiliki nilai , terutama dalam membangun channel yang akan bergabung dengan adsense.

Namun , Ini langsung diberitahukan oleh google youtube, setelah membaca , benar kaget.

Semua hal yang menjadi tidak dinilai, menjadi patokan utama. Terutama pada point konten "unik", "sering" unggah dan " aktif" dalam berinteraksi dengan penonton yang berkomentar.

Pertanyaannya, Lalu yang betul yang mana?

Beberapa Youtuber mengatakan, Buatlah chanel yang beda, unik . Bahkan Dedi Corbuzer juga bilang " Kalau Pingin cepat viral, buat video, Semisal Video makan t4i" . Jorok yah.

Atau yang sudah dilakukan Youtber Gamer, Yang Upload video games dan menghabiskan waktu 12 jam lebih untuk main games.

Dari dua contoh itu, Semua masuk kedalam Hal tidak dinilai. Tapi chanel yang mempraktekan hal itu , sekarang Sudah besar.

Setelah membaca pemberitahun langsung dari youtube , menganai hal yang tidak dinilai. saya menyimpulkan:


Supaya Video bisa di Pasang Monetisasi / Lolos Peninjauan

Supaya Video bisa di Pasang Iklan

Tidak harus konten unik - saya tidak harus membuat video yang aneh. Tapi buatlah inovasi yang baru, dari hobi, tema yang ada yang dikuasai.

Meskipun  yang kita bahas  ternyata ada sama dengan tema chanel lain, Maka harus bisa memiliki ciri khas yang memang benar inovasi baru.

Tidak harus Unggah Video yang populer / trending saat ini - Justru ini makin berat dalam bersaing. Misalkan saat ini lagi trend Game ML. Maka rame-rame ikut uat video ML. Games yang lagi Populer.

Youtube tidak disetujui Untuk Monetisasi bukan karena Video Populer, Sudah banyak ditonton. Yang harus dilakukan adalah , buat video yang dibuat sendiri, dan video yang layak sesuai kebijakan dan aturan google.

Tidak harus Banyak Video, Sering Unggah, Sehari sekali , kayak minum vitamin. - Sudah banyak channel yang membuktikan. Video yang di buat dalam 1 minggu hanya 1, bahkan ada chanel yang hingga bulanan tidak unggah video , tapi bisa dapet monetis.

Masalahnya, Konsisten bikin video tapi kualitas kurang baik. ini salah satu sebab adsense youtube ditolak.

Aktif membalas komentar Video - Bukan jadi patokan bagi youtube, ketika pemilik video, Aktif dan membalas semua komentar.

Lihat saja, Artis. Apa mereka membalas semua komen. Tidak kan. Tapi nyatanya , Muncul tuh iklan pada videonya,

Dan, untuk Masalah orientasi, dan Chanel yang kritis. Bukanlah alasan Youtube akan memberi peluang untuk bisa disetujui monetis.


Poin utama dari yang saya katakan disini, Beberapa Penyebab . Alasan salah Satu Channel Youtube saya yang tidak disetujui untuk monetisasi, Karena 5 Point yang berkaitan dengan Hak Cipta.

Untuk Memperbaiki Channel_ yang saya lakukan, dengan menghapus video video,  yang dianggap memiliki hak cipta orang lain.

Serta tetap Mengikuti Kibijakan yang sudah ada, dan memang sebagai pengguna Youtube harus patuh dengan Ketentuan yang berlaku.

Dari 5 point itu, Hanya sedikit bagian yang menjadi penyebab . Masih banyak Faktor lain yang  mengakibatkan Channel tidak bisa bekerja sama dengan adsense youtube.

Simak Juga : Penyebab akun adesense di banned🔗

BONUS

Apa itu Youtube Monetisasi

Monetisasi secara umum dapat diartikan, Memberikan nilai lebih pada Konten yang dibuat. Konten yang pada awalnya untuk berbagi informasi atau sekedar menulis hobi. Kemudian di tingkatkan Supaya bisa menghasilkan Uang dengan Promosi Produk atau menampilkan Iklan pada halaman blog atau artikel.

Sedangkan Monetisasi Pada Video Youtube , Menampilkan Iklan pada video . Tentunya Fitur monetisasi sudah aktif dan harus menyiapkan Akun Adesense untuk alat pembayaran.

Contoh. Iklan yang Tampil di Youtube (Jenis iklan Video)


Tujuan dari Monetisasi , Untuk Mendapat penghasilan dari Konten (Artikel, Video, audio dll) yang dibuat dan dimuat di blog,  Youtube atau platform lain.

Untuk Monetisasi tidak hanya dari Adsense Google, ada banyak Penyedia lain yang bisa bekerja sama untuk menghasilkan uang dari menampilkan iklan.


Berapa Lama Peninjauan Monetisasi Youtube

Channel Youtube akan ditinjau dalam waktu tidak tentu. Bisa beberapa hari, seminggu, sebulan atau tahun.

Youtube akan meninjau Chanel yang terkait dengan adsense dan memenuhi syarat. 4000 jam waktu ditonton , akumulasi dari semua video.

Serta memiliki Subscriber Minimal 1000. Biasanya, apabila channel sudah mencapai syarat tersebut. Channel akan ditinjau otomatis atau dengan pengajuan manual.

Simak juga : Langkah Mengajukan Peninjauan Chanel

Cara mengaktifkan Monetisasi Youtube


Saluran Youtube yang bisa mengaktifkan Fitur monetisasi harus Sudah terverifikasi dan memiliki  reputasi baik.

Untuk Chanel baru, Harus sudah ada video di upload pada channel. Video yang dibuat merupakan milik sendiri. Tidak memiliki pelanggaran Hak Cipta dan tidak punya teguran dari Pedoman Komunitas.

Menjadi Publisher Adsense, Biasanya sebelum mengaktifkan monetis , Youtube akan mengarahkan untuk membuat akun adsense.

Akun Adsense yang dikaitkan dengan Youtube merupakan alat pembayaran resmi dari google. 


Secara teknis :Mengaktifkan Fitur monetisasi .  Masuk Chanel - Creator - Channel - Monetisasi- aktifkan. atau , Jika sebelumnya sudah pernah mengajukan maka bisa klik pada AJUKAN ULANG dan ikuti langkah sesuai pentunjuk.


Setelah Sudah diterima adsense Youtube


Akun Adsense yang daftar dari Youtube biasanya disebut Hosted. Sedangkan yang sudah melakukan upgrdade / ( Mendaftar menggunakan blog domain TLD) dinamakan Non Hosted.

Jadi, Kalau Sudah diterima . Sesegera mungkin untuk memberikan ke saya ! . . . . canda

Ya dijaga, dirawat. dengan membuat video yang baik, sesuai permintaan google, kemudian di unggah ke youtube.

Supaya akunnya berguna, Kaitkan dengan Youtube nantinya  menampilkan iklan. Tampil iklan banyak dan klik tidak sedikit maka akan dibayar.

Video pilihan : MELAKUKAN OPTIMASI VIDEO DAN CHANNEL YOUTUBE
OPTIMASI VIDEO

139 komentar untuk "Baru ! Penyebab Channel Youtube tidak disetujui Untuk Monetisasi & (Tidak di Munculkan pada Kebijakan Umum)"

  1. Mau tanya, channel saya dalam periode peninjauan ,namun dalam proses peninjauan ada salah satu video saya dihapus karena dianggap konten tidak pantas, dan dikenakan hukuman 3 bulan, nah apakah proses monetisasi saya akan terganggu atau tertunda, channel saya baruempunyai 2500 sub dan 11 ribu jam tqyang

    BalasHapus
    Balasan
    1. salama chanel dalam peninjauan, sebaiknya jangan melakukan pelanggaran apapun. baik yang kaitannya dengan hak cipta atau komunitas.
      dari yg sudah pernah saya alami, kalau channel sedang pengajuan dan ada beberapa video yg melannggar. maka peninjauan ditolak, tapi bisa mengajukan ulang. itu juga selama reputasi tetap baik dan tidak terbanned.

      Hapus
  2. gan kalau misalnya kena kasus duplikasi, tapi semua pelanggaran udah di bersihkan tapi kok tetep gag bisa di monetize itu kenapa ya ?? Apakah harus dihapus semua video yg pernah kena hak cipta ??

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau masih ada video yg pernah hak cipta, berarti itu masalahnya..

      Hapus
    2. berarti cuma sekedar menghapus suara atau cut bagian yg kena hak cipta gag menyelesaikan masalah ya ?? harus dihapus semua utuh ya ??

      Hapus
    3. dari pengalaman seprti itu mas. , kalau yg kena copy right (audio) yang dihapus audio yang kena hak cipta. tidak harus dihapus semua utuh, biasanya kan ada keterangan dari menit ke menit berapa, tapi nantinya jadi tidak ada suara (siilent)

      Hapus
    4. trus apakah video yang kena pembatasan usia juga bisa mengganggu monetize gan ?? soalnya punya ane ada 5 video yg kena pembatasan usia nih... makasih atas responya

      Hapus
    5. Kalau masalah video yang kena pembatasan usia, saya belum pernah punya pengalaman mas . kalau masalah monetisnya, kayaknya muncul hanya tertentu. Mkasih mas, ini jadi masukan ...

      Hapus
  3. bang man nanya, kalau kena claim content id apakah termasuk pelanggaran hak cipta,,, ada iklan tapi tidak masuk ke saya,, la wong channel saya belum dimonotize,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. content id kan untuk cari konten berhak cipta. kalau kena mesin bot itu, berti artinya kontennya melanggar. belum monetise ko bisa ada iklan?

      Hapus
  4. AKu bacanya pelan2 hihihi :D Ga Youtuban banget sih ada akunnya tapi buat sekali2 aja. Thanks infonya bermanfaat banget :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hemm .. padahal kalau sudah bisa di monetis, bisa lebih besar dari adsensenya blog mba... ( Isnya Alloh)

      Hapus
  5. Channel sy kena duplikasi krna video sy isinya cover lagu dg video lirik slideshow, sdh sy hapus video2 yg menurut sy mnjdi biang kerok
    Ada beberapa video sy yg kena copyright tp masih bisa bagi hasil, apakah itu akan jd masalah saat pengajuan ulang?
    Mohon pencerahannya
    Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. yg kena copyright tp masih bisa bagi hasil, berti memenuhi syarat (biasa monetisasi) - ini tdk masalah. yg di anggap jd penyebab, itu mending hapus. Kalau saran saya video yg bisa bagi hasil jadikan privat dulu, selama proses pangajuan.

      Hapus
    2. Satu lagi bang, kalau video yg sdh sy hapus, sy gnti visualnya, audionya masih sama apa bisa kena duplikasi?

      Hapus
    3. Kalau yang kena Duplikasi hanya visual, saya rasa bisa monetisasi lagi.

      Hapus
    4. Baik, Terima Kasih atas pencerahannya bang
      Sukses selalu

      Hapus
  6. tidak ada pemberitahuan pelanggaran apapun, syarat sudah cukup 10000subscribe, 4000jam kenapa yah gak lulus monetaise

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pada email terakhir, isinya apa. Coba di pelajari lagi. Biasanya didalam email ada penjelasan dari kekurangan kenapa channel youtube belum bisa di monetisasi. Ikuti dulu printah dari email.
      Kalau lama waktu diterima atau ditolak, memang rata rata tidak bisa menentukan. Ada yang cepat ada lama berbulan bulan.

      Hapus
  7. Kalo Subs Nya Masih sedikit jam tayangnya masih sedikit apa bisa di monet?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa saja. Tujuan dari Monetisasi , Untuk Mendapat penghasilan . Jadi bisa dipasang dengan lainnya . misal jual produk. Dll

      Hapus
  8. Mau nanya nih misalnya youtube channel aku tentang gosip" artis terus aku ambil informasinya dari instagram artis tersebut lalu aku upload di youtube apakah itu termasuk video duplikat??
    Terima kasih sebelumnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kemungkinan Besar bisa masuk. coba bca lagi pada bagian -Video Duplikat Menjadi Alasan Channel ditolak Monetisasi- karya audio, visual dll jika milik orang lain , karena bisa saja konten di IG juga ada di youtube dan memiliki hak cipta.

      Hapus
    2. Saya ada kawan yg Aktif Mengajar Qur'an di IG setiap video belajar Qur'an nya slalu saya upload ke channel saya, apa itu tidak bermasalah bg ?

      Hapus
    3. selama ini yang saya tau, ( saya juga melihat channel konten Qiroah milik teman ) dihukumi aman. Kabetulan saya dijadikan orang yg suruh riview, sebelum di upload.

      Hapus
  9. Bang gimana jika chanel saya melewati batas waktu yang di tentukan apakah bisa di tinjau ulang

    BalasHapus
    Balasan
    1. batas waktu gimana? kalau pada tulisan AJUKAN ulang warna biru, itu artinya bisa.

      Hapus
    2. Bang saya mau tanya ni, channelku ada beberpa yang copyright dan saya sudah hapus yang copyright sebelum monetisasi dan saya sudah mengisinya dengan video sendiri yg tanpa ada tulisan copyrightnya di channel dasboard . Apakah itu nanti bisa di monetiasai kalau kita sudah di 1k sub dan 4k jam tyng?

      Hapus
    3. kalau videonya tidak kena pembatas atau sesuai pedoman. ya bisa.

      Hapus
  10. Bang mau nanya, kan saya buat youtube thun 2015 dan itu jarang upload nah tahun ini saya aktif lagi. Apakah bisa di monet? Kan peraturan nya 1000subs dan 4000jam tayang itu dalam 12bulan, nah ini saya udh hampir 5tahun bisa di monet ga ya bang

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau sudah memenuhi syarat itu, saya rasa bisa.
      yang terhitung dalam 12 bulan itu jam tayang.
      Saran saya ketika mau mendaftar atau mengaktifkan monetisasi, upload 1 atau 2 video terbaru.

      Hapus
    2. Ok makasih bang

      Hapus
  11. Anonim21.4.20

    Bang Bro Channel saya sudah 1300 subs dan 250.000 mnt, ketika mau ajukan monet, tiba2 ada pemberitahuan satu video kena hak cipta.Apa yg harus dilakukan?Saya sudah kirim email ke copyrightyoutube untuk mencabut klaim

    BalasHapus
    Balasan
    1. pencabutan klaim harus disertai bukti. kalau memang material itu milik orang lain, lebih baik dibuang.

      Hapus
  12. Makasih bang info nya saya pgn bgt di monitisasi tapi msh jauh dr syarat subs dan jam tayang . sedih rasanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. semangat. ada usaha ada hasil. Insya Alloh

      Hapus
  13. Bang saya mau tanya . Apabila monetisasi channel saya ditolang karena 'konten yang digunakan ulang'. Channel saya isi videonya kompilasi semua video. apakah harus hapus video yg kena copyright saja atau harus hapus semua video?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Priotitas video yg kena copyright saja.

      Hapus
    2. Tapi video lain yg kompilasi berbagai macam video tapi tidak kena copyright hapus juga gak?

      Hapus
    3. kalau Vian anggap itu aman. Simpan saja.

      Hapus
  14. Bang apa harus di hapus saja video2 yg kena copyright atau edit kembal video yang kena copyright?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau bisa di di edit sampai bersih, seperti konten fress ya tidak apa-apa. Tapi kalau sudah dan jadi penyebab, mending hapus saja. kan kan bisa bikin lagi setelah full aprove.

      Hapus
  15. Min ,kalau sub4sub dan beli jasa layanan suntik jam tayang & Subscriber . Berapa persentase channel tsb bisa di monet? ,Dan berapa persentase tidak bisa Dimonet?. Lalu apakah harus hapus semua video?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sub4sub jelas tidak bolehkah, itu ada di pedoman youtube. Kalau masalah jam yg di suntik, tinggal lihat apa yang digunakan, robot atau manusia.
      Youtube selalu menghapua channel2 bodong, trafik dari sini berti tdak valid.
      Kalau manusia yg melakukan, kemungkinan bisa dianggap normal.
      Terus untuk hapus video, itu jika videonya bermalasah saja / tidak sesuai dg kebijakan konten.
      Kalau yg didapat dari sub4sb+jam suntikan, mungkin 40% itu juga lama.
      Tapi, kalau masalah time sebenarnya sy tidak bisa menjamin. Karena kita bermain dg sistem ( kadang apik kadang jelak) . Tapi setidaknya tetap mengikuti pedoman dan kebijakan, dan akan lebih mudah.

      Hapus
  16. Bang mau tanya kalo bikin video yang di dalamnya share aplikasi modifikasi, itu aman ga bang saat monetisasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. seperti melakukan hack/ sejenisnya, memang itu tidak boleh di youtube. tapi kalau trik biasanya paling dibatasi (dolar kuning).

      Hapus
  17. Pertanyaan ke-2,
    kalo ada video di youtube tapi tidak di publish(cuma untuk pribadi) berpengaruh ga bang saat monetisasi. Atau sebaiknya dihapus saja? Mohon pencerahannya bang

    BalasHapus
    Balasan
    1. maksudnya pangaruh saat pangajuan?. dari yg saya coba (dulu), karena melakukan itu, jadi belum diterima. akhirnya saya hapus - ajukan ulang dan lolos. tapi ini juga belum yakin , mungkin kebetulan.

      Hapus
  18. Bang channel youtubeku udh 10K subs & lebih dr 4000jam tayang, coba aku monet, tp hari selanjutnya semua video aku privat. Apakah bisa lolos monetize.?

    Pertanyaan yg kedua apakah kalo kita menghapus semua video, jumlah jam tayangnya jd Nol.? Semisal mau monet apa harus uplod video baru lagi, sampai video2 baru yg diupload memenuhi 4000 jam tayang.?

    Makasih bang sebelumnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1.ya jangan di privat semua. supaya bisa diriview.
      Lolos atau tidak tergantung kontennya mengikuti ketentuan atau tidak.
      2. kalau dihapus jumlah tayang hilang, dari video terhapus. Kalau di monet harus ada video (publik) dan 4k itu akumulasi dari semua video yang ada dichannel.

      Hapus
  19. Kurniawan3.5.20

    Bang beberapa hari kmaren saya menyembunyikan channel youtube saya, dan hari ini saya mengaktifkan channel youtube itu lagi, tp subscriber menjadi 0, padalah sebelumnya 10rb an. Sedangkan data dan video masih ada, hanya subs yang hilang. Mohon solusinya bang, saya nyari diblog atau video manapun nggak ketemu caranya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. haduh.. saya belum pernah pengalaman seperti itu (menyembunyikan channel) , Coba beberapa jam/ hari, mungkin akan kembali normal.

      Hapus
  20. Hai guys, saya baru masuk di youtube, chanel saya banyak berisikan video masak2, saya sendiri yg masak, tapi masakannya kebanyakan sudah sering di upload org dgn judul yg sama, itu gmana ya guys? Apa bakal susah di monetize?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai Rora hutagaol . konten masak juga apik kok, meskpiun sama (tema) tapikan pasti ada bedanya yang menjadi has. saran saja,, jangan pake judul yang sama alias mirip banget juga termasuk jangan memakai tumbnail yang sama degan video orang.

      Hapus
  21. gan kalau chanel sd ajukan ulang 4 kali dan tetap di tolak, apakah harus hapus video atau gmn gan ???

    BalasHapus
    Balasan
    1. coba dipelajari apa masalahnya, biasanya ada penjelasan di email dari youtube. Kalau bisa diperbaiki ya mending diperbaiki saja. Kecuali sudah susah ya mending dihapus. Kalau saya sendiri mending milih hapus video tapi channel bisa monetesisasi. Video bisa bikinl lagi.

      Hapus
    2. penjelasanya tentang upload ulang video, tp kan sy tdk unduh di youtube, hanya video brbagi sama tmn sblum di posting, dan beda editan, hanya sebagian sy tambahkan stiker ambil dgn rekam layar dari facebook

      Hapus
    3. maksudnya konten duplikat. berarti video terdeteksi (konten ID) ada dichannel orang lain. Memang salah satu kekurangan dari sistem youtube. Kadang pihak lain menkalim karena dianggap ada kococokan material. Tapi itu bisa melakukan penolakan apabila punya bukti.
      Maksudnya rekam layar dari fb?...
      Ambil kontennya dari facebook terus di unggah diyoutube.
      Jika demikian mungkin itu masalahnya.
      Karena bisa saja ada orang lain yang sudah menggunakan.

      Hapus
    4. yg sy rekam di fb itu stiker animasi, dgn konten yg sama, hanya keterangan di imel tentang penolakan video upload ulang, jd gmn solusinya

      Hapus
    5. vidoe video yang memiliki material orang lain lebih baik dibersihkan, bisa di edit (buang) melalui editor diyoutube. Atau dihapus saja video video yang semacam itu.
      Dari pengalaman saya, saya berkali-kali mengajukan dan ditolak karena video dianggap duplikat materi, padahal kesehatan (terlihat) channel baik tanpa peringatan copy right.

      Hapus
    6. kalau bentuk foto di jadikan sebagai latar musik, foto yg di ambil dari facebook, apakah harus di hapus jg ya ???

      Hapus
    7. kalau menurut saya, yang masalah bukan photonya. Tapi musiknya.
      Tapi kalau musiknya yang bebas copyrigt, tidak masalah juga sih.

      Hapus
    8. kalau musiknya tdk kena hak klaim, krn pakai musik sndiri, tp isi videonya sy pakai foto yg sy ambil di fb sama stiker animasi milik fb dgn cara sy rekam layar, untuk musik milik sndiri

      Hapus
    9. sebagian musik klipnya sy unduh di youtube untuk isi clip video, apakah brdampak sama chanel ???

      Hapus
    10. gan trimakasih banyak sblumnya atas suportnya

      Hapus
    11. kalau audio aman, berti material lainnya . Visual, Judul, Tumbnail sama dengan channel lain atau material lain yang saya sebutkan di paragrap paling awal artikel ini, yang menjadi penyebab channel belum bisa monetisasi.
      **Trimakasih kembali, saya hanya berbagi sebisanya saja , Kalau bermanfaat ya Alhamdulillah, Tentu masih banyak kurangnya. **

      Hapus
  22. Bg. Yg dimaksud video duplikat itu kan video orang yg pernah di unggah ke YouTube, lalu kita upload ulang ?

    Lalu bagaimana dengan video dari IG FB dll selain dari YouTube yg kita upload ke YouTube apa juga melanggar ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau konten tersebut belum ada di YouTube, Biasanya aman.
      Tapikan kayaknya cari yang seperti itu susah.
      Sedikit saran, kalau kontennya ambil dari selain youtube, editnya yang kental, tambah effek atau sejenisnya. Tapi itu juga tidak menjamin, karena bisa saja kapan2 pemilik asli juga unggah diyoutube.

      Hapus
    2. Terus kalau si pemilik Video upload keyoutube belakangan setelah kita upload duluan, itukan tandanya video itu kepemilikan nya atas nama kita ? Karena kita duluan yg upload, ?
      Lalu kemudian dia Upload belakangan berarti kan YouTube ngebacanya si pemilik yg upload belakangan di anggap Reupload, karena sudah duluan saya yg upload ?

      Hapus
    3. yang punya bukti, nanti diminta bukti akurat. kalau bisa membuktikan ya bisa berhak klaim. kalau tidak salah Klaim manual.
      Tapi.. Saya rasa sedikit orang yang tidak upload diyuotube sebelum ke medsos.

      Hapus
  23. Bang mau nanya. Saya punya channel baru. View saya sangat sedikit, Untuk membantu analytics video agar muncul di rekomendasi, saya mencoba untuk nonton video saya sendiri dengan akun youtube kedua dan ketiga. apakah itu akan menjadi permasalahan? dan saya menonton dengan menggunakan playlist yang di loop agar memutar otomatis. mohon tanggapanya. terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau IP nya masih sama, ya tidak terhitung. dan Kalau menurut saya, Ga masalah.

      Hapus
  24. Bang mau nanya..kalo aku upload video cover terus kena hak cipta apakah bisa di monetisasi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau videonya memenuhi syarat untuk bagi hasil, tentu bisa. coba pelajari tentang monetisasi bagi hasil.

      Hapus
  25. Bang kalo kena klaim hak musik pendapatan diberikan kepada pemilik hak cipta .nantinya kalo mau monetisasi aman gak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak bisa dimonetisasi, kalaupun bisa monetisasi yang bagi hasil. Itu juga kalai video memenuhi syarat untuk bagi hasil.

      Hapus
  26. Aslm, Bos,
    Nmpg nanya, sy trmsk yg ditolak monetisasi.
    Padahal subscrb dan viewer sdh diatas quota,
    Penyebab hny 1 video kena CC.
    Permasalahannya sy tdk bs meng edit dan save video tsb yg sdh diatas 1000 viewer. (Kalo msh dibwh 1000 bs).
    Mohon saran :

    1. Kalo sy hapus apakah subscrber yg sy miliki jd hilang?
    2. Bagi yg baru gabung ke youtube, apakah bisa baru buka channel video youtube, kemudian langsung sekaligus aktifkan monetisasi nya? Atau harus menunggu mencapai quota yg ditetapkan YT?

    Trmksh atas bantuannya,
    Salam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Video yang kena Copyrigt, Kalau bisa diedit ya diedit saja. Kalau tida bisa lebih baik dihapus saja. Kalau dibiarkan nanti jadi penyebab terus.
      Kalau video yang dihapus, Subscriber tidak hilang karena itu.
      Kalau channel baru, Untuk bisa monetisasi haru memenuhi syarat itu, kalau saat ini wajib 1K subscriber + 4K tayang ditonton. Setau saya sebelum mencapai itu , channel belum bisa Monetisasi kerjasama dengan Google Adsense.

      Hapus
    2. Bang aku mau numpang nanya, kan aku punya channel youtube dgn tema entertainment korea. Nah aku punya beberapa konten reaction, dan juga konten informasi mengenai seputar idol kpop dan d sela² narasi yg aku bawakan ada beberapa cuplikan aku ambil d youtube tpi tdk lebih dri 5 menit. Apakah nanti ketika mengajukan monet channel aku kemungkinan ditolak??
      Terimakasih

      Hapus
    3. Kalau yang saya lihat dari channel2 reaksi. Triknya putar beberapa detik saja, trus reaksi, frame lebih kecil. Kayanya bisa . Tapi saya blm pernah coba sih. (Play video yg di reak jangan lama2)

      Hapus
  27. Selamat sore, maksud dari "bisa di monetisasi namun bagi hasil" itu seperti apa bang ? Dan gimana caranya ? apakah berlaku untuk channel video lirik, terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Nona, setau saya video yang layak untuk bagi hasil adalah video cover lagu. Itu juga apabila video memdapat klaim, dan ditandai dengan dolar( $ )abu-abu. Kalau hanya menyisipkan lirik (audio dan visual) masih asli, umumnya copyrigt mutlak, monetisasi off.

      Hapus
  28. Bang,,, kalau misalnya reupload ni film ya, tapi pernah klaim hak cipta,kmudian saya lngsung hpus tu film, samapai skrng udah kagak ada klaim hak cipta, tapi bnyak video reupload, apa masih bisa di monetisasi???

    Makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Video reupload tidak bisa monetisasi. Kalaupun bisa, biasanya nanti kalau Vewnya sudah banyak , dapet klaim dan tidak bisa dimonetisasi. Bahkan bisa langsung dihapus karena permintaan dari pemilik asli.

      Hapus
  29. bang kalau kita beli sub4sub atau view di aplikasi uchannel apa bisa di monetisasi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tindakan seperti melakukan Sub4Sub memang tidak disarankan oleh youtube. salah satu dampaknya susah untuk diterima monetisasi. Terus Kalau view dari aplikasi akan dianggap tindakan yang tidak normal, itu juga berdampak pada channel dan adsense.

      Hapus
  30. Kak klo cara biar akun youtube kita ga kena hack gimana ya caranya? Soalnya sekarang ada banyak akun yg bilang harus blok akun yg namanya "tim" saya takut jena hack jadi saya mohon bantuannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ganti sandi dengn kata yang rumit, Gunakan Verifikasi 2 Langkah dengan SMS atau yg dari google di Ponsel. dan jangan sembarangan KLIK/ OK pada Link yang mencurigakan. Saya rasa dengan itu sudah aman.

      Hapus
  31. Anonim18.5.20

    Kak kalo bikin channel ttg playlist ost drama korea, terus ada klaim hak cipta itu bisa di monetisasi gak? Soalnya saya udah nyoba monetisasi, tp ditolak karna Konten yang Digunakan Ulang, apa karna video saya seperti musik video aslinya lalu saya tambah lirik terjemahan ? Tp sekarang sudah saya hapus, tp perlukah yg ada klaim hak cipta spt playslist itu saya hapus juga kak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau hanya menambah lirik saja tentu masih kena hak cipta. Yang kena kalim lebih baik diperbaiki atau dihapus. Channel terlalu banyak banyak pelanggaran akan kena banned.

      Hapus
  32. Bang, mau nanya.. saya buat channel youtube 2016.. selama ini, akun youtubenya aktif tapi aktif buat nonton dan nyimpen2 video.. sedang kalau upload jarang bgt... apakah masih bisa dimonet?
    Oh ya... jika mau monetisasi apakah video2 yang disimpen berpengaruh sama sistem monet nggak???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Channel aktif bertahun tahun bagus, tapi untuk bisa monetisasi harus memenuhi syarat [1] (1K subscriber dan 4k Jam Tayang dari semua Video yang diunggah, akumulasi selama 12 bulan) .
      [2] Video yang sesuai dengan ketentuan dan kebijakan dari youtube.
      Terus untuk video yang disimpan. Tidak ada pengarug apapun untuk channel atau untuk monetisasi video pada channel sendiri.

      Hapus
  33. Kak kalo bikin vidio tentang biodata artis,dan itu nyari di IG,gogle,dls apa bisa di monetisasi?
    Dan kalo bikin vidio lirik lagu,tp engga kena konten ID apa bisa di monentisasi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Video apa saja bisa dimonetisasi, yang penting tidak melanggar ketentuannya youtube.
      Kalau video lirik lagu, dan tidak kena kontenID (Lolos) kemungkinan besar bisa dimonetisasi. Jika Channel sudah bisa diterima.

      Hapus
  34. Assalamualaikum Bang,
    Saya mau bertanya, (1). Saya Mempunyai 3 saluran channel dalam satu akun apakah aman?
    (2).Saya mempunyai Saluran Chanel Utama yg lagunya Saya hapus semua karena ada copy right nya dan sekarang Chanel itu kosong tanpa lagu yg tgl hanya subscribe aja apakah aman kalau saya biar kan tanpa di isi lagu...?
    (3). Apakah aman Saluran Chanel utamanya saya hapus Dan hanya tgl saluran channel yg di kait kan...?
    (4). Saya mempunyai satu saluran channel yg saya khususkan untuk mengaploud lagu yg berisi creatif common ada yg berhasil lolos tanpa terkena copy right dan ada yg terkena copy right apakah aman kalau saya biar kan??? , atau saya hapus lagu yg terkena copy right Dan lagu tdk terkana copy right saya biar apakah aman Dan apakah bisa saluran channel saya di monetesasi..? Mohon di jawab ya Bang satu persatu pertanyaan Saya Dan mohon pencerahannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. Beberapa channel dalam 1 email. Tidak masalah dan aman saja. Saya juga melakukan itu.
      Tapi apabila ada 1 channel yang kena sanksi berat, semua tidak bisa dibuka hingga sanksi selesai.

      2. Channel tanpa video , tidak memiliki resiko apapun. Tapi sesekali dibuka supaya tidak dianggap channel sampah.

      3. Mohon untuk ini saya belum mengetahui / blm pernah melakukan. Tapi opini saya, Kalau channel utama dihapus dan disisakan channel lain (merek) yang masih 1 email, saya rasa aman.

      4. Menggunakan video CC. Memang secara lisensi (terbuka) untuk siapapun. Tapi apabila pemilik video merubah lisensi biasanya mendapat copyrigt.
      Terus channel yang memiliki video terkena hak copta , terlalu sering membuat repitasi jelek. Dampak beratnya channel di banned.
      Jika channel ada video copyrigt, biasanya susah diterima monetisasi.

      Hapus
  35. Bang klo video tentang biodata ilmuan yg kita cari informasinya di ig, google ataupun di di artike" , apa msih bisa di monetisasi? Atau kena hak cipta?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tergantung kemasan. Tema itu justru informatif. Dan bisa dimonetisasi. Tapi Apabila material yang digunakan dari channel lain (reupload, dll) tentu ini tidak anjurkan dan kena hak cipta.

      Hapus
  36. Anonim27.5.20

    Video yang banyak mendapat LIKE atau DISLIKE apakah ada pengaruhnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. pengaruh pada (menjadi rekomendasi) dan Pencarian/ memasuki Viral. kalau pada monetisasi tidak. yang penting konten masihn sesuai dengan kebijakan.

      Hapus
  37. saya mau tanya, saya sudah daptar monetisasi, tapi dalam setahun saya belum mencapai syarat, apakah itu ditolak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk bisa monetisasi kan syarat utama channel sdh mencapai 1k sub + 4k jam. Kalau blm tercapai itu, berati belum bisa.
      Selain syarat wajib itu, konten sesuai ketentuan.

      Hapus
    2. oh jadi untuk mencapai 1k sama 4000 jam tayang ga dibatesi waktu, jadi bisa sampai kapan aja ya...

      Hapus
    3. Kalau subcribernya iya. Untuk jam tayangnya , 4K itu akumulasi selama 12 bulan.

      Hapus
  38. oh..makasih, terus kalau selama 12 bulan jam tayang belum cukup, apa harus diulang dari nol tahun berikitnya...maaf

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya sendiri belum pernah ada pengalaman samacam ini. Tapi kalau yg sy baca di grup2, akan kembali ke awal. Sy jg blm yakin sih ! Sekedar saran saja. Lebih konsisten buat videonya, dan share ke medsos . Tapi jangan terlalu sering. Keduanya, komentar ke video channel lain. Dengan komentar yg menarik, biar penasaran. Tp jangan spam. "Makin banyak video, akumulasi jam tayang lebih mudah terjangkau".

      Hapus
  39. Tanya gan, mana yg lebih efektif sebelum pengajuan monetisasi, sebaiknya video yg kena copyright itu dihapus atau dijadikan private? krn jam tayang video yg kena cc itu sdh lumayan? jika video di private apakah mengurangi jam tayangnya juga? matur nuwun..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadi gini cak. Dari pihak youtube mengatakan: untuk melihat video kena hak cipta atau tidak , dengan mengatur jadi pribadi saat unggah.
      Apabila beberapa saat setelah selesai unggah nanti akan tau.

      Kalau yang saya tangkap. Meskipun diatur pribadi sistem bisa liat semua video. Baik itu yang pribadi dan kena copyrigt.

      Jadi. Yang paling efektif menurut saya, sebelum dan saat pengajuan monetisasi, channel harus bersih dari video yang ada copyrigt hingga selesai peninjauan.
      Kalau dihapus resikonya jam tayang berkurang/ tidak valid.

      Hapus
  40. Bang, mau tanya kalo misalnya channel saya isinya video editan dari potongan drama atau film² yang saya cut² lalu gabungkan ditambah background musik (seperti musik video tapi versi saya) atau dikenal fmv apakah itu bisa dimonetasi ?? Misal dalam channel saya tidak ada keterangan atau pemberitahuan ada klaim hak cipta pada bagian 'pembatasan', semua bersih dan sudah mencapai 1000sub dan 4k jam tayang. Apakah bisa bang dimonetasi?

    Dan apabila misal lagi, channel saya bisa dimonetisasi tapi ternyata didalam salah satu video ada yg terkena klaim hak cipta apakah nnti akan mengganggu pada proses monetisasi saya? Apakah saya harus menghapus video tsb sebelum proses pengajuan monetisasi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. * dulu sy jg melakukan itu, edit2 visual dari seperti acara tv. Lolos tnpa klaim hak cipta.
      Tapi ternyata masih termasuk konten duplikat. Penjelasannya ada diartikel ini point pertama. Dan itu menjadi alasan channel saya ditolak monetes.

      ** dipangajuan ke 2 channel saya dulu. Keadaan channel bersih pelanggaran, tapi ditolak krn ada karya audiavisual milik orang. Keterangannya Konten duplikat. Nah pas pengajuan selanjutnya , saya hapus semua video yang dianggap duplikat. Baru diterima.
      Ini pengalaman saya.

      Saran. Saat pengajuan , sedang tinjau . Usahakan channel reputasi baik jangan ada pelanggaran dan jNgN ada konten dianggap duplikat.

      Hapus
  41. Mikum...
    Bang saya punya chanel tapi chanel saya sepi
    Yaudah saya ramein ajah dengan subcribe sendiri, like sendiri, komen sendiri sampe di tonton sendiri 😂😂😂
    Dgn cara trus bikin akun
    Apakah nanti itu bisa di monetesasi apa akan di tolak mentah2 😁

    Mohon di jwb bang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam. Kalau akun tetep aktif dan saat view ganti2 ip. Kayaknya bisa dan ga masalah.
      Emang dh punya akun brp ratus?

      Hapus
  42. tanya mas, 1. channel saya masih kena teguran sampai 24 agustus, dan sedang masa ngumpulin subsciber dan jam tayang dan saya sudah ngajuin monet
    2. kalo misal kita sangat aktif berkomentar di channel lain misal bisa komen sampai 500x sehari apa itu aman? karena hal ini juga sangat efektif agar channel kita di subcribe jg, apa ini g papa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. Nanti kalau sudah terkumpul syarat itu, ajukan lagi. Tapi usahakan jangan ada teguran 1 pun. Biar lebih cepat.
      2. Masalah aktif komen dengan jumlah segitu, saya sendiri belum pernah membaca ada larangan. Yang tidak dibolehkan komen spam, tidak sopan dll termasuk komen dengan robot. Jadi saya rasa, Asalkan komennya natural hanya sebagai respon yang sesuai tema syukur-syukur soluftif, boleh dan aman. dan itu salah satu cara mengenalkan channel. Itu pendapat saya Pak Guru Hendri Yoga Akena. kirang langkung ngaten.

      Hapus
  43. Bang kalo video yg isinya gabungan video-video tiktok itu aman gak bang?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau tidak ada peringatan copyrigt, berarti aman. Tapi belum tentu mudah untuk monetisasi.

      Hapus
  44. Bang Dulu Pernah Ada Video Saya Yg Kena teguran dari youtube, kena Teguran Pedoman Komunitas Yg Aktif. Tapi videonya sudah sy hapus. tapi teguran tetap aktif.

    Peringatan
    Your content was removed due to a violation of our Community Guidelines.
    Teguran pertama ini tidak akan memengaruhi akun Anda. Anda hanya diberi peringatan sekali dan peringatan ini akan tetap ada di channel Anda.

    Jika mendapat teguran lagi
    Channel Anda akan mendapatkan teguran Pedoman Komunitas.
    Anda tidak akan dapat melakukan tindakan seperti mengupload, memposting, atau melakukan live streaming selama 1 minggu.


    Saat ini 1k 4j sdh sy penuhi dan sekarang sedang pengajuan monitze, semoga bisa diterima.
    Semoga tegurannya gak berpengaruh

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, jangan mendapat teguran lagi. supaya tidak ada masalah.

      Hapus
  45. Mas, video di channel saya yg kena copyright sudah saya hapus, sisatsisa 2 video yg bisa bagi hasil. TapipTapi saya ditolak terus yaa. Sebelumnya saya pernah Monet cuman kurang subscribers akhirnya diputus. Sekarang pengajuan lagi ditolak terus.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sisa 2 video yg bisa bagi hasil. Sekarang posisi video itu bagaimana? apakah ada keterangan copyright. Secara umum syarat untuk bisa monetisasi, channel tidak memiliki material duplikasi (hak cipta).

      Hapus
  46. Maff mau tanya channel sy 2 kali ditolak monitisasinya alasan pihak youtube konten yang digunakan ulang sy bingung konten mana yg digunakan ulang tidak ad notifikasi nya ? Sedangkan semua konten real buatan hasil rekaman sy sendiri .tlng bantuannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. rekam sendiri dari acara atau merekam diri sendiri? kalau rekam sendiri tapi acara orang/ rekam dekstop/hp tapi acara orang, itu sama saja dengan menggunakan material orang.

      Hapus
  47. Anonim3.7.20

    Mas apakah tayangan live streaming di youtube masuk dalam perhitungan 4000 jam tayang ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. setau saya, tidak masuk. tapi kalau monetisasi bisa. supaya masuk video harus tersimpan dan dipublish.

      Hapus
  48. Mau nanya.. Video reupload tapi tidak full hanya di trim dan tanpa copyright bisa lulus ajukan monetisasi ga

    Trus jika ada konten pembatasan usia berpengaruh ga pada saat ajukan monetisasi atau harus di delete

    BalasHapus
    Balasan
    1. Paling nanti ada saat pengajuan, seumpaya belum berhasil karena alasan konten dumplikat. Meskipun tidak ada copyrigt tapi itu menggunakan material orang lain. Tapi coba dululah, sapa tau lagi hoki. ditolak sekali mah belum periih.

      Asal dibatasi pada bagian penonton , saya rasa tidak masalah. Kecuali kontennya dan material lainnya terlalu pulgar atau memang tidak sesuai kebijkan konten.

      Hapus
  49. Assalamualaikum gan.. mau nanyak .. saya punya akun yt yg udah sekitar 2 tahun namun jarang aktif dan rencananya saya ingin aktif kembali pada bulan depan dengan isi konten film pendek milik saya pribadi apakah bisa di monetisasi, karena yg saya tahu channel yt bisa di monetisasi karena mencapai 1k subscribe dan 4k jam tayang dalam waktu 12 bulan ... Apakah masih bisa di monetisasi?? Mohon pencerahan

    BalasHapus
    Balasan
    1. akun lama bisa saja dimonetes , yang penting sudah mencapai tuntas syarat wajib itu. Dan Kontennya tidak melanggar Ketentuan Konten dan Kebijakan dari youtube. Malahan, ada pendapat " Channel lama akan lebih mudah diterima dibanding channel baru". dengan catatan KOnten Sesuai dan syarat tuntas.

      Hapus
  50. Bang mau tanya...
    1.Kalo nambah view jam tayang dengan cara akun youtube kita di lihat terus menerus pakai hp sodara ngaruh gak saat monetasi..??

    2.Apakah ad perbedaan hasil dr tonton vidio 1 per 1 dengan nonton video lewat playlist..??

    makasih

    BalasHapus
  51. View dengan tsb tdak pengaruh buruk untuk monetes.

    Kalau yg di tonton 1.1 sm dari playlist hasil sama saja. Kecuali kalau untuk analis, atau riset.

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih bang info nya...

      Hapus
    2. kalo pake 1 jaringan (wifi) yang sama gmn bang...???
      1 wifi d pke 4 hp buat nonton chanel yang sama gmna?

      Hapus
    3. kalau tidak salah, biasanya kalau hp, ip nya selau berubah-ubah.

      Hapus
  52. Halo kak, saya hendak membuat video gameplay yang direkam melalui layar laptop saya tanpa menyertakan lagu apa pun yang sudah copyright, jadi murni video only no commentary apakah semisal saya memenuhi syarat 1k subscriber dan 4000 jam tayang saya akan menemui penolakan monetize ?? Karena peraturan video game dan software komputer takutnya

    Lalu apabila semisal saya mencapai 100 subs dan 500 -1000 views di 2-3 video saya, apakah memungkinkan untuk bisa saya monetise kan ? Atau hanya mempersulit channel saya di lain waktu semisal ada pembaharuan kebijakan ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. memang di kebijakan ada tertulis semacam itu. tapi setau saya yang saya (dengar) bisa monetisasi (video game) dengan catatan di edit. jangan full . channel referensi ada banyak dan bisa monetisasi.

      Hapus
  53. mau tanya apakah ada batasan berapa x bisa daftar ke youtube jk sdh di tolak utk monetise ke 3 x apa ada yg ke 4 dst utk bs ajukan moentis lag, mksh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selama ini saya belum menemukan narasi yang mengatakan ada batasan sampai berapa maksimalnya. Tapi saya yg saya baca dari pengalaman orang, ada yang nyampai 7 x.

      Hapus

Berlangganan via Email